download band parextremetal

SYSTEM OF HATE - Burn Your Fuck'in Brain 2008



Image hosted at Pimp-My-Profile.com

Image hosted at Pimp-My-Profile.com

Image hosted at Pimp-My-Profile.com

Deathcore
Indonesia

Line Up:
Nicko Demoz - Vocal
AVANESS - Guitar
Uut Timberlake - Bass
Jammy Deathcore - Drums


Track List:
1.Intro
2.Benih Dendam
3.Gosh Of War
4.Melawan Tanpa Melukai
5.Mengakar Berkarat
6.Musuh Adalah Guru
7.Terpenjara Terperangkap

Image hosted at Pimp-My-Profile.com







Image hosted at Pimp-My-Profile.com



GARISKERAS - Global Warming 2008



Image hosted at Pimp-My-Profile.com

Crustcore
Indonesia

Line Up:
Gustavo Cool Late - Vokal
Julian Fernando - Vokal
Van HellMe De Bosch - Bass
Gannur Singh - Guitar
rizki xDISAPPOINTEDx - Guitar
M. Noe Yannis - Drums


Track List:
1.Borjuasi
2.Global Warming
3.Alkohol
4.Pendidikan 0%
5.P.V.P
6.Jurang Pembeda
7.Why We War
8.Raja Ambisi
9.Cinta...
10.Bangkai Tak Berguna
11.Lubang Penghancur Otoritas
12.Api Dendam
13.Busuk.Hina.Mati
14.Hancur
15.Kate Nyapo Nek Aku Persik MAnia

Image hosted at Pimp-My-Profile.com


DEMENTED HEART - Bunuh Aku Sekarang (single 2008)



Image hosted at Pimp-My-Profile.com

Technical Death Metal
Indonesia


All Arrangers By AVANESS

Track List:
1.Bunuh Aku Sekarang

Image hosted at Pimp-My-Profile.com

Seguir leyendo...

Aku Jadi Ingat Ibu

Perawakannya kurus, meski ia mengakalinya dengan menggunakan blazer layaknya pegawai kantoran tetap saja terlihat bentuk tubuhnya yang ramping. Rambutnya lurus sebahu nampak kumal, sorot matanya sayu dan tak pernah berani mendekati orang meski ada kemauan yang teramat untuk mendekat.

Aromanya tak sesedap kebanyakan karyawati yang pernah saya temui. Blazernya pun lusuh, saya pun sempat menduga itu pemberian orang lain. Kulitnya hitam, tak manis, tak cantik, tapi wanita tiga puluh tahunan itu tetap berusaha memberikan senyum termanisnya untuk semua orang, terutama yang bersebelahan dengannya.

Pertama kali bertemu dengannya, saya sudah menduga ada yang ganjil dengannya. Benar saja, ia yang duduk di sebelah saya di angkutan menuju Blok M langsung berbisik perlahan, sebisa mungkin ia berusaha tidak terdengar oleh orang lain kecuali saya.

“Bapak, maaf ongkos bis ini berapa ya?” tanyanya lembut.

“Seribu dua ratus bu, ibu mau kemana?”

“Ke Blok M. Tapi saya nggak punya uang…” senyumnya tertahan. Getir.

Saya tak banyak bicara ketika kondektur tiba di sisi saya, selain mengeluarkan uang untuk ongkos dua orang. Tapi…

“Bapak punya uang lebih? Dua ribu saja. Agar saya bisa sampai ke Ciledug…”

Tak pikir panjang, saya keluarkan uang lebih dari yang dimintanya. Dan itu membuat senyumnya tak lagi tertahan.

***

Untuk kedua kalinya, saya bertemu dengannya di Stasiun Kalibata. Masih dengan blazer merah marunnya yang lusuh, rambut sebahu yang agak kemerah-merahan, mata yang sayu dan senyumnya yang tetap tertahan.

Saya lemparkan senyum terlebih dulu ketika ia menatap saya. Mungkin ia masih mengingat saya. Ia duduk persis di sebelah saya, berbaris sejajar dengan calon penumpang kereta lainnya.

Saya bisa merasakan geraknya yang mendekat dan mencoba merapat, “Pak, punya uang nggak, dua ribu saja untuk ongkos pulang…” pintanya.

Lagi-lagi saya tak banyak tanya, tiga lembar ribuan saya berikan kepadanya. Dan lagi-lagi senyumnya tak tertahankan.

***

Entah apa yang ada di pikirannya, sore itu menjelang maghrib ia kembali menghampiri saya. Dan Anda pasti sudah tahu apa yang ia minta dari saya. Hanya dua ribu rupiah.

Saya sempat ragu untuk mengeluarkan uang, saya perhatikan wanita itu sejenak dan menduga ia hanyalah seorang penipu yang berpura-pura tak punya uang dan memanfaatkan kebaikan orang lain. Entah berapa banyak orang seperti saya yang berhasil ia tipu dan berapa banyak pula ‘dua ribu’ yang ia raup hari ini, kemarin, atau hari-hari sebelumnya.

Tapi, wajah itu, tangan lemah itu, mata sayu itu nampaknya telah berkata yang sebenarnya.

Satu lembar lima ribuan mampir ke tangannya. Serta merta ia menarik tangan saya hendak mencium tangan saya… segera saya tarik karena saya tak menghendaki ia berlaku demikian hanya karena lima ribu rupiah.

Saya tak mengenalnya dengan baik, dimana ia tinggal, apa pekerjaannya, dan kemana setiap hari ia berjalan. Tapi saya bisa merasa ada beberapa mulut kecil di rumahnya yang menunggu setia kepulangannya.

Sungguh saya menangis, saat menatap wajahnya saya jadi ingat ibu sewaktu saya kecil. Ibu sering pergi jauh menawarkan jasanya mengajarkan Al Quran dengan ongkos seadanya, “nanti juga dikasih ongkos dari sana,” yang dimaksud ibu adalah orang yang diajarkan mengaji.

Bagaimana jika saat ibu datang mereka tak di rumah? Bagaimana ibu pulang? Siapa yang memberinya ongkos pulang? Seperti wanita yang sering saya temuikah cara ibu bisa pulang ke rumah setiap malam?

Kepada siapa pun yang pernah memberi ibu bantuan, terima kasih tulus dari saya.

Seguir leyendo...

Modernisasi Bukanlah Westernisasi

Modernisasi Bukanlah Westernisasi

Menurut koentjaraningrat, modernisasi adalah usaha-usaha untuk hidup sesuai denga zaman dan konstelasi dunia sekarang. Dewasa ini kekuatan-kekuatan yang menentukan konstelasi dunia, ternyata bukanlah oleh dunia barat saja tapi oleh USA, Rusia, Jepang, JErman, maupun RRC.

Bagi Indonesia, modernisasi berarti merubah berbagai sikap dan sifat individu masyarakatnya akan mentalitas yang tidak cocok dengan kehidupan zaman sekarang.

Sifat dan sikap yang tidak cocok tersebut, antara lain sebagaiu berikut :

1) Sifat dan sikap feodal

2) Sifat dan sikap yang selalu berorientasi ke atasan

3) Sifat dan sikap hidup boross

4) Sifat dan sikap konsumerisme

5) Sifat dan sikap sekulerisme

6) Sifat dan sikap suka berpeste-pesta

7) Sifat dan sikap malas bekerja

Westernisasi adalah meniru gaya hidup orang-orang Barat agar hidupnya nampak kebarat-baratan (misalnya : ulang tahun, gaya bicara, etika pergaulannya, suka berpesta-pesta, sekulerisme, dan seringditambah dengan merendahkan bahasa nasional dan adat sopan santun pergaulan Indonesia). Orang Indonesia yang mengadaptasi gaya hidup kebarat-baratan seperti itulah yang disebut condong ke arah Westernisasi. Oarng seperti itu belum tentu modern dalam mentalitasnya, mungkin sesekali mereka itu masih bergaya feodal, tidask disipli, tidak bermutu, karya-karyanya, dan jumlah anaknya pun masih banyak.

Dengan demikian jelas bahwa modernisasitidak sama dengan Westernisasi. Dalam melakukan Modernisasi tidak perlu dengan Westernisasi. Hidup modern dengan menggunakan unsur-usur budaya Barat seperti ilmu dan teknologi itu tidak berarti bahwa kita melakukan Westernisasi, tetapi dalam rangka transformasi ilmu dan teknologi.

Seguir leyendo...

Wong - Indah Nurani


Wong - Indah Nurani

teRasa . . . . Senyapnya hati

saatku tatap bunga ini
kucoba untuk mencaRi
beningnya cahaya indahmu
yang seLaLu menepis
keangkuhan jiwa seLama ini


sungguh indah nuRani

bagai meLati suci haRum mewangi
seLaLu Redamkan Rasa
biLa angan ini menjadi

jauhkan semua mimpi
hapus keRaguan daLam diRi


sungguh indah nuRani
inginku teRbang denganmu saat ini
sungguh indah nuRani

yang seLaLu pancaRkan sinaR abadi


haRumi hati ini Lepaskan segaLa Rasa kian jauh

Seguir leyendo...

hari ne praktek TIK...

ngebosenin tau gak...

gara2 komputernya Lemot banget...

Seguir leyendo...

Tarif Telepon SLJJ Turun

Mulai Besok Telepon Rumah ke Ponsel Lebih Murah 46 Persen
JAKARTA - Sektor telekomunikasi kembali meniupkan angin segar. Setelah tarif interkoneksi dipangkas mulai 1 April lalu, kebijakan yang sama akan dilakukan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom). BUMN yang menguasai pasar telekomunikasi itu menurunkan tarif percakapan Sambungan Langsung Jarak Jauh (SLJJ) mulai Selasa (8/4) besok pukul 00.00 waktu setempat.

Vice President Public and Marketing Communication Telkom Eddy Kurnia mengatakan, tarif SLJJ bagi telepon tetap atau public switch telephone network (PSTN) akan diturunkan hingga 46 persen. "Tarif baru tersebut sebagai konsekuensi lanjutan dari kebijakan penurunan tarif interkoneksi yang telah disepakati," katanya saat dihubungi kemarin (6/7).

Eddy berharap, kebijakan penurunan tarif tersebut kembali menggairahkan penggunaan telepon tetap dari layanan perusahaan pelat merah tersebut. "Secara luas, semoga ini bisa membuat perekonomian masyarakat semakin berkembang karena ada penurunan biaya untuk kebutuhan telekomunikasi," tutur Eddy.

Eddy menjelaskan, penurunan tarif berlaku untuk semua jenis percakapan PSTN pada seluruh time band dan zona. "Mulai dari SLJJ sesama telepon rumah hingga telepon rumah ke saluran seluler turun semua. Besar penurunannya bermacam. Ada yang signifikan dan ada yang tidak," paparnya.

Dicontohkan, untuk biaya percakapan SLJJ dari telepon rumah ke seluler antara 07.00- 08.00 waktu setempat pada zona 3 (jarak di atas 500 km) yang semula Rp 865 per 20 detik, turun sekitar 46,2 persen jadi tinggal Rp 465 per 20 detik. "Jadi, ini benar-benar murah," ujar Eddy. Demikian pula, biaya percakapan SLJJ dari telepon tetap ke seluler antara 07.00-08.00 waktu setempat pada zone 1 (jarak 30-200 km) yang semula Rp 538,3 per 20 detik turun 44,3 persen menjadi Rp 300 per 20 detik.

Komponen biaya bulanan (abonemen), ditegaskan Eddy, tidak berubah karena dipandang masih wajar. Demikian juga, tidak ada perubahan pada biaya percakapan lokal antara telepon tetap (fixed to fixed). "Biaya percakapan lokal antartelepon tetap masih menggunakan perhitungan berbasis pulsa yang durasinya berbeda-beda menurut band waktu (3 menit, 2 menit, dan 1,5 menit, Red)," jelasnya.

Kebijakan penurunan tarif itu, tambah Eddy, bukan promosi. "Ini merupakan kebijakan untuk tarif dasar atau tarif standar. Jadi, tidak ada batasan waktu karena ini bukan promosi," ujarnya. Sangat mungkin, seiring dengan kian pesatnya revolusi teknologi, nanti ada kebijakan penurunan tarif lagi.

Kepala Bagian Umum dan Humas Ditjen Postel Depkominfo Gatot S. Dewabrata menyatakan, penurunan tarif SLJJ adalah satu kerangka dalam kebijakan penerapan standar layanan telekomunikasi yang ditetapkan pemerintah. "Pemerintah tentu berhadap ke depan akan ada iklim persaingan yang sehat, yang berujung pada peningkatan pelayanan dan semakin murahnya tarif telekomunikasi," ujar Gatot.

Dia menyatakan, penurunan tarif SLJJ tersebut juga merupakan tindak lanjut atas pembukaan akses SLJJ untuk operator di luar Telkom, yaitu PT Indosat Tbk. Dengan begitu, ada daya saing berupa perbaikan pelayanan dan penurunan tarif SLJJ.

Seperti diketahui, Telkom sudah bersedia membuka monopoli kode akses sambungan langsung jarak jauh (SLJJ) kepada Indosat. Untuk tahap awal, penggunaan dua kode akses SLJJ akan diterapkan di Balikpapan. Kota lain menyusul hingga 2011. "Untuk tahap awal, Telkom baru buka kode akses di Balikpapan setelah ada kesepakatan hitung-hitungan antardua operator telekomunikasi itu," ujar Gatot.

Masalah pembukaan kode akses itu sebenarnya pernah berlarut-larut. Sebab, pembahasannya lebih mengarah pada bussines to bussines (B to B) tentang service charge antara kedua operator itu. Sebagai operator SLJJ baru, Indosat harus membayar kepada Telkom untuk jaringan yang telah tersedia.

Sebelumnya, Menteri Komunikasi dan Informatika M.Nuh mengeluarkan Keputusan Nomor 480A/M/M.Kominfo/12/2007. Isinya meminta Telkom membuka kode akses SLJJ. Pada tahap awal pembukaan kode akses SLJJ, pemerintah meminta Telkom melaksanakannya di Balikpapan mulai 3 April 2008. Setelah di Balikpapan, Telkom selanjutnya juga harus membuka kode akses SLJJ di wilayah lain hingga 27 September 2011.

Penutupan era monopoli SLJJ oleh Telkom kemudian menjadi duopoli sebenarnya telah ada sejak 2004 setelah Indosat mendapat hak lisensi dari pemerintah. Dengan begitu, kode akses SLJJ akan ada dua, yaitu 011 milik Indosat dan 017 milik Telkom. Dalam pelaksanaanya, pelanggan tidak cukup hanya men-dial kode area + nomor telepon tujuan saja (seperti sekarang), tapi harus men-dial: kode akses SLJJ (011 atau 017) + kode area + nomor telepon tujuan.

Sebelumnya, pembukaan kode akses SLJJ antara Telkom dan Indosat mengalami jalan buntu karena keduanya belum menemukan kata sepakat untuk kerja sama B2B. Sebagai konsekuensinya, PT Telkom dan PT Indosat kemudian meminta Ditjen Postel dan Badan Regulasi dan Telekomunikasi Indonesia (BRTI) untuk memediasi penyelesaian masalah tersebut. "Upaya mediasi kemudian dilakukan pada malam hari tanggal 3 April 2008 dengan mengundang masing-masing pihak," ungkapnya.

Ditjen Postel dan BRTI akhirnya mempresentasikan skema perhitungan yang lebih akademis, rasional, realistis, dan komprehensif. Telkom dan Indosat pun melakukan perhitungan ulang. Gatot mengaku, pemerintah sama sekali tidak memaksa atau menekan keduanya. "Tapi, karena ini adalah putusan interim, maka keduanya masih bisa melakukan pembahasan B to B sampai kemudian dihasilkan keputusan akhir yang definitif," jelasnya. (eri/wir)


Seguir leyendo...

GELAP PROMO - PRE LAUNCHING

GELAP PROMO - PRE LAUNCHING


A DARK INDEPENDENT BAND PROMO from
Capital City of Indonesia!

GELAP (Female Fronted Progressive
Gothic Metal Band from Jakarta)

http://www.myspace.com/gelapsenja

Will as soon release Debut Full Length
Album! on JUNE 2008!

GERBANG TIMUR

PREPARE for being DARKENED with us!

CD, Produced by GELAP, Manufactured &
Distributed by ROTTREVORE RECORDS,
released by MAY-JUNE 2008 (wait for
our next info!)
www.rottrevorerecords.com
CASSETTES produced by GELAP,
Manufactured & Distributed by
HENCEFORTH RECORDS (wait for our next
info!)
www.henceforthrecords.net

Send us mail to GELAP's Management:

BETO

beto2001id@yahoo.com
gelap@yahoo.co.id
GELAP - Jakarta's Progressive Gothic
Metal, are:

RINSDARK (Lead Vocals & Backing Vocals)
IWEDGODDESS (Vocals & Backing Vocals)
ANGGASPIN (Guitar)
OEWIS (Bass)
AYO McODD (Keyboards, Sampling &
Backing Vocals)
HERRY (Drums & Percussions)

DARK BLESS US ALL!

Seguir leyendo...

under construction

this bLog under construction

Seguir leyendo...